Breaking News

Thursday, 5 February 2015

Alasan Kucing Tidak Mati Jika Jatuh Dari Ketinggian


Alasan Kucing Tidak Mati Jika Jatuh Dari Ketinggian - Salah Satu Keistimewaan kucing adalah tidak mati jika terjatuh dari ketinggian. Binatang yang satu ini disebut juga dengan hewan yang mempunyai sembilan nyawa. Berikut alasan mengapa kucing tidak mati jika terjatuh dari ketinggian :

Tubuh lebar, bobot ringan
Menurut ilmuwan di BBC, alasan pertama adalah kucing mempunyai tubuh yang lebar dengan bobot yang relatif ringan. Oleh karena itu, kucing dapat jatuh dengan kecepatan yang lebih rendah jika dibandingkan dengan manusia di ketinggian yang sama.

Evolusi
Tubuh kucing ternyata terbukti telah mengalami evolusi, terutama untuk beradaptasi saat mencari mangsa dan hidup di pepohonan. Sehingga, tidak aneh bila setelah jutaan tahun kaki kucing mampu menahan bobot tubuh dengan baik setelah jatuh dari ketinggian atau meloncat menerkam mangsa.

Salto di udara
Saat terjatuh, kucing dapat berputar di udara dengan memutar ekor-nya sehingga dapat jatuh dengan posisi terbaik (kaki di bawah). Kemampuan unik ini ternyata juga didukung oleh insting kucing yang bisa terus merasakan 'arah' atas walaupun tengah berada di posisi terbaik di udara.

Kaki parasut
Saat terjatuh dari tempat tinggi, kucing mampu memposisikan kakinya sebagai sebuah parasut yang secara drastis dapat mengurangi kecepatan jatuhnya. Bahkan, kaki-kaki kucing yang lentur dan berotot juga mempunyai fungsi layaknya pegas. Sehingga saat jatuh, seluruh energi kejut yang diterimanya bisa diserap dengan sempurna.

No comments:

Post a Comment

Designed By